Pages

Juni 2009 - Pemeriksaan yang seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 25 Juni terpaksa harus di undur 2 hari karena data peserta dari pusat telat di upload ke situs Konsorsium Sertifikasi Guru. Data tersebut seharusnya sudah berada di Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG) Rayon 20 paling lambat 3 hari sebelum jadwal pemeriksaan. Namun, banyaknya data pserta serta jumlah LPTK yang mengantri data diduga menjadi penyebab lamanya pemprosesan data peserta sertifikasi di Jakarta.



Setelah melalui proses pengolahan data pserta dan asesor di ASG terhitung 1428 berkas (714 Peserta) akan di periksa oleh 116 orang assesor pada gelombang pertama. Lebih dari 50% persen Portofolio yang diperiksa adalah Guru Sekolah Dasar dengan jumlah peserta sebanyak 409 peserta baik dari jalur S1, usia maupun masa kerja.



Saat ini panita sedang bekerja ekstra melakukan pemilahan berkas Asli dan FotoCopy yang selanjutnya akan diserahkan kepada asesor pada pemeriksaan gelombang pertama Sabtu ini atau tanggal 27 Juli 2009.
Innalillahi Wainnalillahi Radjiun.

Segenap Panitia Pelaksana Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Rayon 20 Universitas Tanjungpura Pontianak mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Ibunda Drs. Syaiful B Arsyid Koordinator Divisi Portofolio. Semoga almarhumah diterima disisi-Nya, Amin yarabbal 'alamin.

PSG Rayon 20 Untan
Juni 2009 - Total peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan tahun 2009 hingga saat ini berjumlah 2214 peserta, masing-masing peserta menyiapkan 2 buah berkas Portofolio yaitu berkas Portofolio asli dan FotoCopy. Jadi jumlah total Portofolio yang akan di periksa oleh asesor berjumlah 4418 berkas dengan jumlah total asesor rayon 20 sebanyak 151 asesor.



Pelaksanaan pemeriksaan Portofolio akan dilaksanakan dalam 3 gelombang. Gelombang pertama akan dimulai pada tanggal 25 juni 2009 selama 2 hari dengan jumlah Portofolio yang akan di periksa sebanyak 1500 berkas (750 peserta) dengan jumlah asesor sebanyak 50 asesor. Selanjutnya gelombang kedua akan dilaksanakan pada tanggal 29 sampai dengan 1 Juli 2009 di lanjutkan gelombang ketiga pada tanggal 2 sampai dengan 4 Juli 2009.



Selanjutnya berdasarkan schedule, pelaksanaan Diklat PLPG akan di laksanakan pada pertengahan bulan Juli 2009 setelah semua proses pemeriksaan dan pengumuman hasil rampung di selesaikan.
Seorang peserta sertifikasi dari Kabupaten Ketapang datang kepada Panitia Sertifikasi Guru dengan tujuan melengkapi dan memperbaiki susunan dokumen Portofolio miliknya. Sama seperti peserta-peserta sebelumnya yang datang ke panitia dengan tujuan sama, mereka hanya diperkenankan memperbaiki Portofolio mereka di ruang sertifikasi dan tidak diperkenankan membawa kembali Portofolio mereka, terkecuali didampingi oleh Pihak Diknas dan dengan demikian Portofolio tersebut sudah bukan lagi tanggung jawab Panitia Sertifikasi Guru.



Berdasarkan POS (Prosedur Operasional Standar) Sertifikasi Guru bahwa berkas Portofolio hanya datang dari Diknas Kabupaten/Kota setempat dan akan di kembalikan kembali kepada Diknas. Berkas Porfolio yang telah berada di meja Panitia selanjutnya menjadi tanggung jawab Panitia dan peserta tidak diperkenankan untuk mengutak-atik kembali Portofolio tersebut sampai didapatkan hasil penilaian dan dokumen dikembalikan ke pihak Diknas.



Akan tetapi panitia memahami kesulitan peserta baik permasalahan waktu, usia dan berbagai permasalahan lainnya. Untuk itu panitia memberikan sedikit kelonggaran kepada peserta yang merasa Portofolionya bermasalah atau tidak lengkap dapat memperbaikinya didalam ruangan sertifikasi dengan pengawasan panitia. Diharapkan para peserta Sertifikasi Guru dapat memahami aturan yang telah ditetapkan Panitia Sertifikasi Guru demi kelancaran proses sertifikasi.
Juni 2006 - Hasil koordinasi LPTK rayon 20 dengan pihak LPMP Kalimantan Barat memutuskan perpanjangan batas akhir pnerimaan Portofolio sampai tanggal 13 Juni 2009. Sebelumnya Panitia Sertifikasi Guru menyatakan batas akhir penerimaan Portofolio adalah hari senin tanggal 8 Juni 2009.



Hal ini disambut baik oleh beberapa Kabupaten yang masih belum memenuhi kuota peserta dan atau yang masih memiliki permasalahan data-data peserta antara lain kabupaten Sanggau, Kubu Raya dan Kota Pontianak. Namun tidak demikian halnya dengan kabupaten Landak yang telah menyatakan Final dengan peserta berjumlah 82% dari total kuota mereka.



Diharapkan semua Portofolio dan data peserta telah selesai tanpa masalah sebelum rapat koordinasi selanjutnya antara pihak LPTK Rayon 20 dengan LPMP Kalimantan Barat.
Juni 2009 - Terhitung sampai 5 Juni 2009 jumlah Portofolio yang masuk ke meja Panitia Sertifikasi Guru Rayon 20 baru berjumlah 70% dari total kuota Kalimantan Barat. Baru sebagian kecil Kabupaten/Kota yang telah selesai memenuhi kuota mereka antara lain Kabupaten Sintang, Melawi dan kota Singkawang, sementara itu Kabupaten Landak menyatakan sudah Final dengan jumlah peserta kurang lebih 82% dari kuota mereka.



Menurut jadwal dari buku pedoman Sertifikasi Guru, seharusnya pemeriksaan berkas oleh Asesor dilaksanakan di bulan Mei dan Juni. Akan tetapi banyaknya kesalahan data, ketidaklengkapan berkas portofolio dan masih banyak permasalahan lainnya lagi menyebabkan pengiriman data serta berkas dari Kabupaten/Kota menjadi sedikit terhambat.



Diharapkan senin ini (08/06/09) seluruh Kabupaten/Kota telah rampung memenuhi kuota atau setidaknya telah memfinalkan jumlah peserta dan berkas Portofolio mereka agar proses pemeriksaan dapat cepat dilaksanakan.
Juni 2009 - Data sementara jumlah peserta sertifikasi guru tahun 2009 yang telah dinyatakan lulus verifikasi awal administrasi berjumlah 1460 peserta dan 871 peserta yang belum mengirimkan portofolio.



Selain belum mengirimkan portofolio, terdapat pula beberapa portofolio peserta yang dikembalikan, dikonfirmasi, dan diperbaiki ke dinas kab/kota berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh panitia. Waktu pengiriman portofolio yang ditentukan panitia sampai dengan hari Sabtu, tanggal 6 Juni 2009, pukul 16.00.



Verifikasi awal yang dilakukan oleh panitia meliputi, adanya portofolio asli dan portofolio fotokopi yang tetap dilegalisasi. Kecocokan antara data A1 portofolio peserta dan B1 dari dinas baik itu hardcopy dan softcopy. Hal ini untuk menghindari kesalahan administrasi peserta sertifikasi guru tahun 2009.
Juni 2009 - Sabtu pagi (30/05/09) Panitia Sertifikasi Guru melakukan konfirmasi dengan pihak kabupaten Sekadau terkait dengan perubahan penomoran peserta sertifikasi tahun 2009. Pihak Kabupaten sekadau menyatakan telah mengetahui perubahan tersebut sebelumnya, akan tetapi aplikasi dari LPMP menolak 11 sebagai kode kabupaten sekadau.



Kepala kesekretariatan Panitia Sertifikasi Guru Agus Syahrani, S.Pd dengan segera melakukan konfirmasi ke Jakarta terkait masalah kode nomor tersebut, ternyata pusat menyatakan bahwa format penomoran khusus kedua kabupaten tersebut (Melawi dan Sekadau) tetap menggunakan format 2008.



Berdasarkan informasi tersebut berarti Diknas Kabupaten Melawi batal melakukan perubahan kode nomor untuk seluruh peserta.