kumpulan informasi terbaru dan lengkap 2018

cara merawat bayi 0-6 bulan demam

cara merawat bayi 0-6 bulan demam ~ kala seorang anak atau bayi sedang mengalami demam, tentunya akan menimbulkan kepanikan bagi orang tuanya. Ketakutan akan serangan penyakit seperti epilepsi pun terkadang terlintas di benak. Berbagai macam cara dilakukan tuk mengatasi demam tersebut, mulai dari mengompres hingga membawanya ke dokter.
cara merawat bayi 0-6 bulan demam
Sebenarnya demam pada anak / bayi merupakan bagian penting dari pertahanan tubuh terhadap adanya suatu infeksi yg disebabkan oleh virus maupun bakteri. Demam juga dapat dijadikan penunjuk timbulnya suatu infeksi pada mereka, misalnya batuk, pilek, sariawan, radang tenggorokan, diare, maupun infeksi yg terjadi pada saluran pencernaan maupun pernafasan.

Suhu Tubuh Normal Bayi
suhu tubuh normalSuhu temperatur normal tubuh adalah 36 derajat hingga 38 derajat celcius , seorang anak / bayi dikatakan sedang demam jika suhu tubuhnya diatas 38  derajat celcius yg biasanya disertai dengan menggigil.

  • Bayi sampai dengan 3 bulan, memiliki suhu tubuh rata rata 37.4 C,
  • Menginjak usia 1 tahun memiliki suhu tubuh 37.6 C.

Penyebab Demam pada bayi

Demam dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti :
  • Akibat infeksi virus, seperti pilek, flu, diare, batuk, dan lain sebagainya. Terkadang infeksi yg disebabkan oleh virus dapat menyebabkan penyakit yg lebih serius.
  • Akibat infeksi bakteri, seperti meningtis, pneumonia, infeksi saluran kencing, bronkhitis, infeksi telinga, dan lain sebagainya. Frekuensi demam yg diakibatkan oleh bakteri lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan demam yg disebabkan oleh infeksi virus.
  • Terkadang bayi / anak juga dapat mengalami demam usai menerima imunisasi tuk kekebalan tubuhnya ataupun pada kala akan tumbuh gigi.

Gejala-gejala umum demam pada anak / bayi :

  • Suhu tubuh di atas normal yakni lebih dari 37 derajat celcius.
  • Badan menggigil
  • Mengalami dehidrasi
  • Terkadang disertai dengan kejang
  • Nafsu makan menurun
  • Wajah memerah
  • Terkadang demam juga diikuti oleh sesak nafas, muntah, diare, dan anak menjadi gelisah, timbul ruam di kulit, dan sering menangis.

Cara Mengatasi Demam Pada Bayi


Berikut ini beberapa langkah pertolongan pertama pada anak / bayi yg menderita demam :
  1. Memperbanyak asupan cairan bagi anak / bayi. Memberikan cairan yg cukup dapat membantu mencegah dehidrasi, misalnya dengan memberinya air putih yg cukup, sari buah, maupun makanan berbentuk cair. tuk bayi di bawah 1 bulan, sebaiknya cukup menyusui ASI yg cukup.
  2. Rajin mengontrol suhu tubuh anak dengan termometer yg tepat tuk anak / bayi. Contohnya tuk bayi usia 0 hingga 3 bulan, pakailah termometer yg digunakan lewat anus, tuk bayi 3 bulan hingga 4 tahun dapat digunakan termometer anus maupun yg dipakai lewat mulut. tuk anak usia 4 tahun ke atas gunakan termometer yg dipakai lewat mulut. Sebaiknya hindari menebak suhu tubuh anak jangan hanya dengan tangan, pakailah termometer.
  3. Jangan memakaikan anak pakaian maupun selimut yg tebal, pakaikanlah pakaian yg tipis. Hal ini bertujuan tuk mencegah overheating (suhu panas berlebih). Selain itu, dengan menggunakan pakaian yg tipis, bayi atau anak akan bebas bergerak dan hal ini juga dapat mengurangi resiko terjadinya kejang. (baca juga : bahaya bayi kuning yg menimbulkan kejang)
  4. Selalu rutin mengganti pakaian anak agar ia selalu merasa nyaman. Sebaiknya memilih pakaian yg berbahan katun yg dapat menyerap panas dan keringat anak / bayi.
  5. Kompres anak dengan menggunakan air hangat (30 hingga 32 derajat celcius). Hindari penggunaan air dingin maupun alkohol pada kala mengompres, sebab dapat memicu penyempitan pembuluh darah bawah kulit si anak yg justru akan mengakibatkan terperangkapnya suhu panas di dalam bagian tubuh yg lebih dalam. Selain itu, penggunaan alkohol dapat meningkatkan resiko keracunan kala kandungan alkohol terserap kulit bayi.
  6. Memberikan makanan bayi dengan tekstur yg lembut serta rendah serat serta gizi yg seimbang tuk memperkuat daya tahan tubuh anak, seperti biskuit, roti, sereal, maupun bubur. Hindari pemberian makanan pedas pada anak.
  7. Pastikan anak mendapatkan istirahat yg cukup.
  8. Tidurkan / baringkan anak di suhu ruangan yg nyaman, yakni tak terlalu panas maupun terlalu dingin.
  9. Terapi dekapan bunda. Terapi skin to skin antara ibu dan anak sangat efektif tuk memberikan rasa nyaman pada mereka. Anak / bayi akan lebih merasa terlindungi dan aman kala berada dipelukan ibu.
  10. Memberikan obat penurun panas. Pemberian obat seperti paracetamol, acethaminophen, maupun ibuprofen dapat membantu meringankan demam pada anak. tuk anak-anak yg berusia di bawah 3 bulan, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum pemberian obat-obatan tersebut. Jangan terburu-buru memutuskan tuk memberikan obat-obatan tersebut, jadikan itu pilihan terakhir jika ternyata suhu badan anak / bayi tak juga menurun. Berikan obat-obatan tersebut jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius.

Segera membawa anak / bayi ke dokter jika :

  • Suhu bayi yg berusia dibawah 3 bulan mencapai / lebih dari 38 derajat celcius
  • Suhu bayi yg berusia antar 3 hingga 6 bulan diatas 39 derajat celcius
  • Bayi di atas usia 6 bulan mengalami demam disertai muntah, kejang, sesak nafas, nyeri pada otot, munculnya ruam pada kulit, dan sakit kepala berat.
  • Demam telah berlangsung selama lebih dari 3 hari
  • Anak / bayi tak mau minum (ASI)
  • Bayi menangis terus menerus
  • Tidur terus menerus, badannya terlihat lemas.

Tips memberikan obat bagi anak / bayi :


  • Jangan memberikan obat anak-anak / bayi melebihi dosis harian
  • Jangan memberikan obat-obatan pada bayi di bawah umur dua bulan tanpa resep dari dokter
  • Sebelum memberikan obat, baca aturan pakai pada label yg tertera pada kemasan obat. Pastikan memberikan obat-obatan pada anak pada dosis yg tepat
  • tuk obat-obatan berbentuk cair, gunakan takaran yg tersedia dalam kemasan tuk memastikan bahwa anda memberikan dosis obat yg tepat bagi anak.

Jika mendapati anak / bayi sedang terserang demam, langkah awal sebagai orang tua adalah tetap berfikir tenang dan jangan terlalu panik, cari tahu penyebabnya, dan segeralah menghubungi dokter jika demamnya berlanjut parah.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : cara merawat bayi 0-6 bulan demam